Monthly Archives: October 2013

T-MORE hotel & lounge

Standard

Dengan mengusung slogan “the luxurious airport hotel in Kupang”, hotel T-More berlokasi di jalan Piet A. Tallo Kupang, NTT dan untuk reservasi bisa menghubungi no telepon 0380-881555

Terletak di kawasan Bandara El-Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur dengan jarak tempuh hanya kurang lebih 5 menit. Hotel bintang 3 ini memiliki 99 kamar terdiri dari 3 kamar Suite, 87 kamar Deluxe dan 9 kamar superior. Dengan harga kisaran 550.000 sampai 1.000.000 an.

Fasilitas kamar yang diberikan sebenarnya standard saja seperti AC, TV LCD dengan 40 channel, Lemari es, Air panas dan dingin, Wifi, telepon. Dengan fasilitas tambahan di luar kamar seperti spa, antar jemput dari hotel ke bandara dan sebaliknya, shuttle ke hypermart dan flobamora mal di jam2 tertentu, ATM, dan resto yang menyediakan menu beragam.

Oiya, penasaran mau liat kamarnya seperti apa, nih aku fotoin saat aku nginep di sana…
image

Advertisements

Kampung Solor

Standard

Kalau baca judulnya, pasti akan berpikir aku akan cerita tentang kampung yang aku kunjungi, dan sudah terbayang gang gang kecil dengan deretan rumah di samping kiri kanan nya hehe…tenang2, kampung satu ini beda dengan gambaran kampung yang sebenarnya.

image

Kampung Solor adanya di Kota Kupang, NTT. Sebenarnya kalau siang hari tidak ada bedanya dengan jalanan lain di kota Kupang, tapi sore menjelang malam jalanan ini akan mengalami perubahan, di mana banyak gerobak dorong mulai berkumpul dan beberapa orang menata meja, dan apa yang terjadi saat jam menunjukkan sekitar pukul 6 sore, jalanan ini menjadi tempat andalan wisata kuliner di malam hari di Kupang.

image

Buat penggemar seafood terutama jenis ikan, wajib ke sini, karena pilihan ikan beragam dan fresh bisa dipilih dan langsung dimasak sesuai kemauan kita, seperti misalnya : ikan kakap, ikan kerapu, ikan tuna, ikan kombong dan menu seeafod yg lain seperti udang, kerang , kepiting dll, tapi buat yang alergi seafood, tenang aja karena masih ada menu lain nya seperti misalnya bakso priangan, nasi goreng dan kue khas pasar malam seperti terang bulan.

Saat aku berkunjung kali ini, pilihan tempat makan di “Selera Malam” yg lokasinya paling ujung dari jajaaran tempat makan dan aku memilih ikan kakap dengan olahan goreng, dan saat disajikan sudah lengkap dengan paket sambal dan sayurnya.

image

So, buat temen2 yang berkunjung ke kota Kupang, jangan lupa mampir ke sini juga.

Kupang

Standard

Alooo i am back…udah lama mau nukis lagi kok nggak sempat, mestinya disempatin ya hehe…sorry sorry nih.
Hari ini aku balik kunjungi kota Kupang dan sekitarnya sampai nantinya ke Atambua, untuk keberangkatan kali ini, aku naik Lion Air yang mesti transit dulu di Surabaya. Flight berangkat dari jakarta pukul 09.10, estimasi sampai di Kupang sore jam 14.35 waktu sana.
Untung pesawat tidak delay, dan setelah perjalanan sekitar 1 jam 10 menit, pesawat mendarat di Juanda Internasional Surabaya, transit selama kurang lebih 45 menit di sini untuk menaikkan penumpang dan mengisi bahan bakar.

Tepat sesuai dengan schedule, aku mendarat di kota Kupang. Mendarat di bandara Eltari, di mana bandaranya tidak terlalu besar, dan rada semrawut saat mengambil bagasi karena jalur koper cuma lurus saja. Oiya satu lagi, ruangan nya cukup sempit dan rada panas.

Aku menginap di Hotel TMore, dekat sekali dari bandara, tetapi cukup jauh dari kota. Untungnya dari hotel adalah layanan shuttle buat ke Hypermart dan Ramayana yang ada di Flobamora Mal. Tidak banyak perubahan dari Mal di Kupang ini. Abis jalan2 sebentar, aku menikmati wisata kuliner malam hari yang memang jadi kunjungan kebanyakan orang saat berada di Kota Kupang.

Pagi ini aku melakukan perjalanan dari Kupang ke Atambua, dengan menggunakan travel Timor. Berangkat pukul 11 siang dan sampai di Atambua pukul 18.30. Di Atambua aku menginap di hotel Matahari, hotel lokal yang saat ini terbaik di Atambua. Dengan tarif Rp. 500.000,- kita sudah mendapat kamar yang besar cukup nyaman.

Sehari di Atambua, perjalanan aku lanjutkan ke Kefamenanu arah balik ke Kupang sekalian, Hotel Livero yang jadi pilihan kali ini, menurut info yang ada, hotel ini yang terbaik di Kefa, aku memilih kamar standars single karena alasan satu ranjang besar, harga cuma Rp. 300.000,- tapi kondisi kamar tidak terlalu memuaskan, kaca jendela pecah hanya ditembel isolasi, saluran TV yang sangat minim, dan kamar kurang terawat. Pengalaman di Kefa yang cukup buat aku menghela napas adalah saat makan malam, aku mencoba makan di sebuah rumah makan chinese dengan tulisan di depan Stop. Makan Yuk. Harga makanan yang ditawarkan di luar kewajaran. Yang pasti selama aku makan 2 jam lamanya, tidak ada pengunjung lain yang datang. Sekedar info saja, nasi goreng tanpa apa2 cuma nasi digoreng ama dikasi cabe besar iris2 harganya 25 ribu, kalau yg special 50.000. Capjai goreng dengan sedikit daging harganya 60.000. So, kalau ada yang mau makan di sana, mikir mikir aja dulu, rasa makanan tdk special kok.

Sehari menginap di Kefa, aku melanjutkan perjalanan ke Soe, di sini tidak menginap karena aku mau mengunjungi Pantai Kolbano yang lokasinya di tengah2 antara soe dan Kupang. Jadi aku putuskan untuk menginap di Kupang, pilihan kali ini Swissbelinn Kristal, hotel lama yang berubah managemen by swissbel, tapi renovasi belum selesai, dan masi terkesan hotel lama. Perjalanan ku ke Daratan Kupang selesai kali ini, dan next destination is Bali…

Hotel Aston Samarinda

Standard

Beda dengan biasanya, saat berkunjung ke Samarinda aku menginap di swissbel hotel, tapi berhubung penuh…akhirnya aku coba menginap di Hotel Aston. Dari sisi harga tidak terlalu beda jauh, sekitar 650.000. Fasilitas yang didapat pun juga hampir sama, hanya untuk fitness centre nya aku lebih suka di swissbell. Kualitas dan kuantitas breakfast pun hampir sama.

Berlokasi di Jl. P Hidayatulah, Samarainda. Untuk reservasi bisa via telpon di 62541-732600 dan website nya: http://www.AstonSamarinda.com. Tipe kamar yang ditawarkan mulai dari Superior Room, Deluxe Room, Deluxe Studio Room, Grand Deluxe Room, Junior Sweet, Executive Suite dan Prsedential Suite.

Kelebihan dari hotel Aston adalah adanya akses langsung menuju salah satu Mal yang ada di Samarinda, Kolam renang indoor. Tapi ada sedikit pengalaman yang kurang nyaman, di mana saat aku minta handuk untuk di kamar, baru setelah 45 menit handuk baru di antar, itupun juga harus menelpon beberapa bagian. Pagi hari untuk kolam renang yang harus nya buka pukul 8, saat aku mau berenang tidak ada satupun petugas yang jaga, mungkin ini bisa jadi masukan untuk manajemen Aston

Oiya mau lihat kamar nya…mongggo…

image